Demam dan panas yang tinggi... Siapa sih yang gak panik ketika anak demam???
Demam pada anak, sebenarnya tidak perlu terlalu kita kawatirkan, karena gak semua demam berarti penyakit, karena demam juga adalah signal dari tubuh bahwa ada ketidak beresan terjadi pada tubuh...
Yang penting, ketika anak demam, kitanya jangan panik, sebab jika kita panik, maka anak akan bertambah rewel.
Demam sering terjadi pada anak dibawah 5 tahun... Dan pada saat ini, ketika ini ditulis, adalah musimnya penyakit demam pada anak...
Untuk mempersiapkan pertolongan pertama pada anak yang demam tinggi:
1. Siapkan thermometer, Thermometer berfungsi untuk mengetahui berapa tinggi panas anak. Setiap
anak daya tahannya berbeda-beda. Ada yang 40°C masih tahan dan nggak
kejang dan ada yang 38°C sudah menggigil. Dengan mempunyai thermometer
kita bisa mengetahui berapa kebiasaan kekuatan anak kita dalam menahan
panas, dan memperhitungkan kapan memberikan obat dan dengan obat apa
yang tepat?
2. Siapkan obat penurun panas, kalau kita sudah mempersiapkan obat turun panas, maka ketika anak demam tinggi, kita langsung bisa menangani panasnya dengan memberikan obat turun panas, karena biasanya, jika anak panas, maka sering panasnya itu cepat naik dan ketika obat penurun panas tidak ada dirumah, maka kemungkinan stip atau kejang akan terjadi... Kalau kebiasaan aku menagani anak-anak ku ketika demam adalah dengan mengukur suhu tubuhnya pakai thermometer, ketika panasnya sudah mencapai 39°C, maka aku langsung memberikan obat turun panas, bahkan salah-satu anak ku, jika panasnya 39°C, sudah langsung kejang, untuk antipasinya, ketika panasnya sudah 38,7°C, aku langsung minumkan obat turun panas.
3. Kompres,
PANAS YANG SANGAT TINGGI
Panas
yang sangat tinggi dapat membahayakan jika tidak segera ditangani.
Panas tinggi dapat menyebabkan kejang (konvulsi) atau bahkan kerusakan
otak yang permanen ( kelumpuhan, kelambatan mental, epilepsi dan
linnya). Panas tinggi paling berbahaya bagi anak-anak kecil.
Pertolongan pertama apabila panas sangat tinggi ( melebihi 40
oC ):
- Tanggalkan seluruh pakaian anak biarkan telanjang.
- Kipasi
-
Basuhlah tubuhnya dengan air dingin (bukan air es) atau letakan kain yang telah
dibasahi dengan air dinggin pada dada dan dahinya. Kipasi kain tersebut
dan sering menukarnya agar kain tetap dingin.
-Lakukan ini terus menerus sampai panasnya turun ( dibawah 38
oC).
- Berikan minum air dingin
-Berikan obat penurun panas, jika panasnya tidak turun, Jika dalam waktu 30 menit sampai 60 menit reaksi obat penurun panas yang
kita berikan belum membuat panas anak turun, maka berikan obat anti
kejang dari anus. Bila dalam waktu 1 jam belum juga turun maka alangkah
baiknya kalau si anak langsung di bawa ke rumah sakit. Oya selama
pemberian obat penurun panas ataupun obat anti kejang usahakan si anak
kita tidurkan dan berikan minum air putih yang banyak.
4. Siapkan obat anti kejang, Jika anak menggigil dan kejang, Jika hal ini terjadi jangan panik, tetap usahakan untuk memberikan obat
anti kejang ke anus dan jangan lupa masukkan tangan atau sendok ke mulut
si anak. Tujuan memasukkan tangan kita atau sendok ke mulut si anak
adalah jangan sampai lidah tergigit saat kejang. Hal ini bisa berbahaya
karena lidah bisa putus ataupun luka akibat kuatnya gigitan si anak saat
menggigil / kejang.
5. Beri minum air putih yang banyak, Air putih juga berfungsi untuk membantu menurunkan panas lewat air seni
yang dibuang. Jadi semakin banyak minum air putih kemungkinan buang air
akan lebih sering dan panas akan lebih cepat turun. Hal inipun juga
tidak mudah karena anak balita apalagi yang minum asi atau susu sangat
susah untuk diminta minum air putih, anda pun harus sabar dan telaten
membujuk si anak agar mau minum air putih. Karna putus asa biasanya saya
langsung bilang ke istri untuk memberikan susu saja. Karna kasihan anak
sedang haus dan minta minum, cuma nggak mau minum air putih.
6. Dan bagi anak yang pernah kejang, harus diperhatikan aktifitasnya bermain, karena kelelahan bisa memicu terjadinya panas, jadi kita harus waspada terhadap suhu anak yang pernah kejang, karena jika ketika dia panas, sangat mudah kembali kejang !!!
7. Jika dalam dua hari panasnya tidak turun-turun, maka bawalah ke dokter atau rumah sakit terdekat, jangan sampai anda menyesal dikemudian hari karena panas yang tinggi disertai kejang bisa membuat kerusakan permanen pada otak anak !!!
Semoga tulisan sederhana ini bermamfaat dan ini adalah pengalaman ku sendiri dalam menangani dan mempersiapkan pertolangan pertama buat anak ku... Bagi yang mau menambahkan pengalamannya disini, silahkan koment ya, agar kita semua bisa berbagi buat sesama, terimakasih